MATARAM – Sebuah langkah besar diambil oleh Sekolah Tinggi Ekonomi Syari’ah (STES) Harapan Bima dalam memperkuat eksistensi akademik dan perlindungan hukum di kancah nasional. Ketua STES Harapan Bima, Drs. Yusuf, S.IP., M.M., secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam acara spektakuler yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Selasa, 12 Mei 2026.

Acara bertajuk “Whats Up Campus Calls Out ITB dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Perguruan Tinggi Serentak” ini berpusat di Sabuga, Institut Teknologi Bandung, dan disiarkan secara virtual ke seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM di Indonesia. Drs. Yusuf hadir langsung di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan prosesi penandatanganan tersebut.
Satu dari 1.000 Rektor Se-Indonesia
Momen ini menjadi sangat bersejarah karena STES Harapan Bima tergabung dalam daftar 1.000 perguruan tinggi terpilih se-Indonesia yang melakukan penandatanganan secara kolektif dengan Kementerian Hukum dan HAM. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Hukum RI dan tokoh-tokoh nasional seperti Stella Christie, Gita Wirjawan, hingga Rocky Gerung yang mengisi sesi diskusi inovasi dalam rangkaian acara tersebut.
Manfaat Bagi Mahasiswa dan Inovasi Daerah
Kerja sama ini bukan sekadar seremoni. PKS ini bertujuan untuk memberikan dampak nyata bagi civitas akademika STES Harapan Bima, di antaranya:
- Perlindungan Kekayaan Intelektual: Mendorong mahasiswa dan dosen untuk mendaftarkan hak paten atau hak cipta atas karya-karya mereka.
- Kesadaran Hukum: Meningkatkan pemahaman hukum bagi mahasiswa sebagai calon intelektual.
- Akses Informasi Hukum: Integrasi jaringan dokumentasi dan informasi hukum yang lebih luas.
Dalam suasana yang khidmat namun penuh semangat inovasi, Drs. Yusuf, S.IP., M.M. terlihat bersama jajaran pimpinan perguruan tinggi lainnya di NTB saat membubuhkan tanda tangan di atas meja kerja sama, menandai babak baru bagi kemajuan pendidikan tinggi di Kota Bima.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, I Gusti Putu Milawati, menegaskan bahwa sinergi dengan institusi pendidikan seperti STES Harapan Bima adalah langkah strategis untuk membangun Zona Integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi hukum kepada masyarakat luas.
Dengan adanya kerja sama ini, STES Harapan Bima semakin memantapkan dirinya sebagai institusi yang tanggap terhadap perlindungan hukum dan siap mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga melek hukum di era global.

